Logo Bloomberg Technoz

Untung-Buntung Wacana Pakai CNG 3 Kg demi Kurangi Konsumsi LPG RI

Azura Yumna Ramadani Purnama
15 May 2026 12:00

Pekerja menanta tabung gas LPG non subsidi di Pasar Rebo, Jakarta, Senin (20/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pekerja menanta tabung gas LPG non subsidi di Pasar Rebo, Jakarta, Senin (20/4/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta – Sejumlah pakar energi menilai rencana masifikasi pemanfaatan gas alam terkompresi atau compressed natural gas (CNG) memang dapat mengurangi impor gas minyak cair atau liquified petroleum gas (LPG), lantaran harganya yang lebih murah. 

Pun demikian, aspek keamanan penggunaan CNG dalam tabung 3 kilogram (kg) untuk masyarakat umum masih menjadi pertanyaan.

Praktisi senior di industri minyak dan gas (migas) Hadi Ismoyo tidak menampik CNG memang memiliki harga yang lebih murah sekitar 30% dari LPG.


Dia menyebut harga LPG per satuan volume mencapai US$22 per per million british thermal units (MMBtu), sementara gas alam dalam tabung kecil pengganti LPG 3 kg sekitar US$15/MMBtu.

“Tantangan yang perlu diperhatikan adalah karena mini CNG tube ini bertekanan sekitar 250 bar, maka prosedur keamanannya harus disiapkan dengan baik,” kata Hadi ketika dihubungi, dikutip Jumat (15/5/2026).

Pengukur tekanan gas alam terkompresi (CNG)./Bloomberg-Prashanth Vishwanathan