Logo Bloomberg Technoz

Berdasarkan data perdagangan hari itu, saham CUAN ditutup di level Rp1.030, turun 90 poin dari posisi sebelumnya Rp1.120.

Pada penutupan perdagangan Rabu (13/5/2025) kemarin, saham CUAN juga tercatat terus mengalami penurunan hingga mencapai 10,05% menjadi setara Rp850 per saham atau minus 95 poin dibandingkan hari sebelumnya. 

Terdepak MSCI

Sebelumnya, MSCI mengumumkan hasil rebalancing periode Mei 2026. Hasilnya, penyedia indeks global ini masih membekukan (freeze) penambahan konstituen dari bursa saham Indonesia untuk kategori MSCI Global Standard Index.

Pada saat yang sama, sejumlah saham konstituen Indonesia terdepak dari jajaran MSCI Global Standard Index.

Berdasarkan publikasi resmi MSCI, dikutip Rabu (13/5/2026), saham yang terdepak adalah, AMMN, BREN, TPIA, DSSA, CUAN, dan AMRT.

Dari deretan saham tersebut, hanya AMRT yang tidak sepenuhnya keluar dari seluruh kategori indeks yang diterbitkan MSCI.

Posisi AMRT bergeser ke kategori MSCI Small Cap Indexes. Sementara, sebanyak 13 saham keluar dari kategori ini.

Belasan saham tersebut adalah, ANTM, AALI, BANK, BSDE, DSNG, SIDO, MIDI, MIKA, MSIN, TKIM, APIC, SSMS, TAPG.

MSCI akan melakukan review periode berikutnya pada 12 Agustus 2026. Hasil review periode ini akan berlaku pada 1 September 2026.

(ibn/naw)

No more pages