Juda Agung Sebut Kemitraan Fiskal & Moneter Terus Diintensifkan
Mis Fransiska Dewi
10 February 2026 20:33

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan Juda Agung mengungkapkan koordinasi fiskal dan moneter ke depannya akan terus diintensifkan guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi atau mencapai target 8%.
Juda Agung diketahui menggantikan posisi Thomas Djiwandono. Keduanya bertukar peran dan Juda telah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (5/2/2026), dan sah kini menjadi Wakil Menteri Keuangan di Istana Negara .
“Ke depan koordinasi antara saya dengan Bu Destry [deputi gubernur senior BI], termasuk juga untuk koordinasi di dalam penerbitan SBN dan sebagainya. Jadi pada intinya ya, dari dulu fiskal moneter itu sudah jalan, ini akan terus kita intensifkan,” kata Juda Agung di Jakarta Selasa (10/2/2026). “Tapi memang sekarang kebutuhan untuk melakukan koordinasi sinergi antara fiskal-moneter semakin meningkat.”
Juda Agung menuturkan, sejatinya kebijakan fiskal tidak dapat berdiri sendiri untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Dalam hal ini membutuhkan sektor lembaga keuangan termasuk moneter, perbankan, dan juga Danantara.
Untuk mencapai pertumbuhan ekonomi sesuai target APBN 2026 yakni sebesar 5,4%, Indonesia membutuhkan investasi yang tinggi.






























