Logo Bloomberg Technoz

Saham LQ45 lainnya juga jadi pendorong pelemahan IHSG, saham PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) drop 3,17% dan saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) juga terjebak di zona merah dengan penurunan 3,14%. Begitu juga dengan saham PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) drop 3.08%.

Mencermati saham regional, Bursa Asia siang hari ini justru melaju bervariasi. Indeks KOSPI Korea Selatan melejit 2,65%, SETI Thailand melesat 2,08%, Shenzhen Comp. China menguat 1,17%, TOPIX Jepang terapresiasi 1,13%, Straits Times Singapura menguat 0,99%, sedang, TAIEX Taiwan drop 1,25%, PSEi Philippine turun 0,55%, KLCI Malaysia melemah 0,38%, dan Hang Seng Hong Kong terdepresiasi 0,11%.

IHSG dan saham AMMN rasanya tersengat katalis negatif dari pengumuman indeks MSCI yang melakukan rebalancing untuk saham Indonesia periode Mei 2026, di mana terdapat 6 saham yang dikeluarkan dari MSCI Global Standard Index serta 13 saham dari MSCI Small Cap Index yang berdampak pada tekanan jual atas rebalancing fund asing serta ETF yang berbasis MSCI. 

“Ditekan oleh pergerakan saham-saham yang keluar dari MSCI diantaranya AMMN (-11,3%),” mengutip Panin Sekuritas dalam catatan terbarunya siang hari ini, Rabu.

Rebalancing MSCI

MSCI resmi mengumumkan hasil rebalancing periode Mei 2026. Hasilnya, penyedia indeks global ini masih membekukan (interim freeze) penambahan konstituen dari Bursa Saham Indonesia untuk kategori MSCI Global Standard Index.

Pada saat yang sama, sejumlah saham konstituen Indonesia terdepak dari jajaran MSCI Global Standard Index. Berdasarkan publikasi resmi MSCI, dikutip Rabu (13/5/2026), saham yang terdepak adalah, AMMN, BREN, TPIA, DSSA, CUAN, dan AMRT.

Dari deretan saham tersebut, hanya AMRT yang tidak sepenuhnya keluar dari seluruh kategori indeks yang diterbitkan MSCI.

Posisi AMRT bergeser ke kategori MSCI Small Cap Indexes. Sementara, sebanyak 13 saham keluar dari kategori ini.

Belasan saham tersebut adalah, ANTM, AALI, BANK, BSDE, DSNG, SIDO, MIDI, MIKA, MSIN, TKIM, APIC, SSMS, dan TAPG.

MSCI akan melakukan review periode berikutnya pada 12 Agustus 2026. Hasil review periode ini akan berlaku pada 1 September 2026.

(fad)

No more pages