Logo Bloomberg Technoz

Lonjakan Investor Ritel Dorong Pasar, Ajaib Perkuat Literasi


Dok. Ajaib
Dok. Ajaib

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pertumbuhan investor ritel dalam beberapa tahun terakhir dinilai menjadi salah satu perubahan terbesar dalam struktur pasar keuangan Indonesia. Jumlah investor domestik yang terus meningkat bukan hanya memperluas inklusi keuangan, tetapi juga memperkuat daya tahan pasar di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Data Kustodian Sentral Efek Indonesia menunjukkan jumlah investor pasar modal telah melampaui 20 juta Single Investor Identification (SID) hingga akhir 2025. Angka tersebut meningkat tajam dibandingkan sekitar 10 juta SID pada 2022. Lonjakan ini didominasi oleh investor individu domestik yang kini menjadi motor utama aktivitas transaksi di pasar modal Indonesia.

Chief Executive Officer PT Ajaib Sekuritas Asia, Anderson Sumarli, menilai perubahan tersebut sebagai transformasi struktural yang mengubah posisi investor ritel dalam ekosistem investasi nasional. Menurutnya, investor individu kini bukan lagi sekadar pelengkap di pasar modal.


“Investor ritel hari ini bukan lagi pelengkap, tetapi telah menjadi penopang utama likuiditas pasar. Ini perubahan yang sangat fundamental dalam struktur pasar kita. Kami melihat transformasi ini tidak terlepas dari peran teknologi yang membuat akses investasi menjadi jauh lebih mudah dan terjangkau, termasuk bagi investor pemula,” jelasnya.

Ia mengungkapkan kontribusi investor individu terhadap transaksi harian di Bursa Efek Indonesia dalam beberapa periode bahkan telah melampaui 50% dari total nilai transaksi. Kondisi tersebut menunjukkan semakin dominannya peran investor domestik dalam menjaga stabilitas dan likuiditas pasar keuangan nasional.