Logo Bloomberg Technoz

Aksi Jual Melanda Pasar SUN, Imbal Hasil Tercatat Naik

Tim Riset Bloomberg Technoz
13 May 2026 11:46

Ilustrasi Surat Utang (Diolah)
Ilustrasi Surat Utang (Diolah)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pasar Surat Utang Negara (SUN) tertekan di tengah pelemahan nilai tukar rupiah. Terlihat dari kenaikan yield di mayoritas tenor, terutama pada tenor menengah hingga panjang. 

Hal ini menandakan investor mulai meminta premi risiko yang lebih tinggi terhadap aset Indonesia di tengah tekanan eksternal dan memburuknya sentimen domestik. 

Melansir data realtime Bloomberg, Rabu (13/5/2026), 10.30 WIB, yield tenor 6 tahun naik 0,8 bps menjadi 6,75%, tenor 7 tahun naik 2,1 bps ke 6,77%, tenor 8 tahun naik 2 bps menjadi 6,786%, dan tenor 9 tahun bertambah 0,9 bps menjadi 6,775%.


Tak lama berselang, intervensi pemerintah di pasar obligasi nampaknya mulai terasa. Pada 11.15 WIB, tenor 3 tahun mengalami penurunan yield 0,6 bps ke 6,51%, tenor 4 tahun turun 0,8 bps ke 6,62%, tenor 5 tahun turun 4,9 bps ke 6,63% dan tenor 6 tahun turun 0,8 bps ke 6,73%. 

Pada tenor acuan 10 tahun, yield turun tipis 0,5 bps menjadi 6,706%.