Logo Bloomberg Technoz

Harga Minyak Tertahan Tinggi Usai Trump Ragukan Damai dengan Iran

News
12 May 2026 07:40

Ilustrasi harga minyak dunia. (Dok: Bloomberg)
Ilustrasi harga minyak dunia. (Dok: Bloomberg)

Yongchang Chin - Bloomberg News

Bloomberg, Harga minyak dunia cenderung stabil setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan keraguannya terhadap masa depan gencatan senjata dengan Iran. Sikap ini muncul menyusul penolakan Trump terhadap tawaran perdamaian terbaru dari Teheran, yang sekaligus memperpanjang penutupan efektif jalur vital Selat Hormuz.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan di kisaran US$98S per barel setelah melonjak 2,8% pada sesi sebelumnya. Sementara itu, minyak Brent ditutup di atas US$104 pada hari Senin (11/5). Di hadapan wartawan di Ruang Oval, Trump menyebut gencatan senjata tersebut kini sedang dalam masa "kritis" sembari mencemooh tanggapan Iran atas proposal penghentian perang yang telah berlangsung selama 10 minggu tersebut.


Meskipun gencatan senjata telah diberlakukan sejak awal April dan relatif bertahan—bahkan setelah serangkaian serangan terhadap kapal-kapal baru-baru ini—penutupan Selat Hormuz telah mengganggu arus minyak mentah, gas alam, dan bahan bakar ke pasar global secara signifikan. Hal ini memicu kekhawatiran mendalam akan krisis inflasi dunia.

Menurut sumber yang mengetahui informasi sensitif ini, Iran merespons proposal perdamaian Trump dengan menuntut pencabutan blokade laut AS dan pelonggaran sanksi. Iran juga bersikeras untuk tetap memegang kendali atas lalu lintas di Selat Hormuz.