Logo Bloomberg Technoz

Aramco: Dunia Kehilangan Minyak 100 Juta Barel/Pekan Imbas Hormuz

News
12 May 2026 10:50

Tangki penyimpanan minyak mentah di ladang Juaymah di kilang minyak dan terminal Ras Tanura milik Saudi Aramco di Ras Tanura, Arab Saudi./Bloomberg
Tangki penyimpanan minyak mentah di ladang Juaymah di kilang minyak dan terminal Ras Tanura milik Saudi Aramco di Ras Tanura, Arab Saudi./Bloomberg

Anthony Di Paola - Bloomberg News

Bloomberg, Saudi Aramco memperkirakan pasar minyak global kehilangan 100 juta barel per pekan karena Selat Hormuz ditutup, sehingga memperparah defisit pasokan yang telah menjadikan perang di Timur Tengah sebagai disrupsi energi paling signifikan yang pernah ada.

Kekurangan pasokan tersebut dipenuhi oleh perusahaan dan pemerintah negara-negara dunia yang terus menggunakan cadangan minyak pada saat persediaan global yang makin menipis, kata CEO Saudi Aramco, Amin Nasser, dalam konferensi telepon dengan para analis.


Sebagian besar kapasitas produksi minyak cadangan dunia terletak di Teluk Persia, yang berarti tidak tersedia untuk membantu mengatasi kekurangan tersebut, katanya.

Penilaian Nasser, yang kurang lebih sejalan dengan penilaian analis bank investasi, menyoroti makin dalamnya risiko bahwa kenaikan harga energi dapat menyeret pertumbuhan global, karena konflik di Timur Tengah telah berlangsung selama tiga bulan.