Logo Bloomberg Technoz

“Kemudian revitalisasi sekolah atau satuan pendidikan sebesar Rp13,4 triliun dan implementasi 3 juta rumah FLPP dengan alokasi anggaran 37,1 triliun bantuan stimulan perubahan perumahan swadaya sebesar 8,9 triliun dan kredit program perumahan dengan platform 34,8 triliun,” kata Airlangga.

Pemerintah juga akan melakukan implementasi B50 per 1 Juli 2026. Pemerintah berharap akselerasi program Energi Baru Terbarukan (EBT) ini dapat menghemat pembelian bio solar sebesar Rp48 triliun.

Selain menggenjot belanja pemerintah, Airlangga mengatakan pemerintah juga tengah menyiapkan berbagai kebijakan deregulasi untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional melalui Satgas Percepatan Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi.

Ia mengatakan salah satu langkah yang tengah disiapkan adalah penurunan bea masuk impor LPG menjadi 0% dari sebelumnya 5%. Selain itu, pemerintah juga akan memangkas bea masuk bahan baku plastik menjadi 0% selama enam bulan.

Pemerintah juga akan melakukan reformasi perizinan impor termasuk penyesuaian Persetujuan Teknis (Pertek). Di sisi lain, pemerintah akan meninjau kembali penerapan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan service level agreement (SLA), terutama yang berkaitan dengan bahan baku impor.

“Kemudian standarisasi biaya terkait dengan konsultasi teknis perizinan bangunan gedung dan sertifikat layak fungsi serta kemudahan untuk pengurusan kesuaian kegiatan pemanfaatan yang terkait dalam kegiatan di BKPM atau OSS,” ujar Airlangga.

Sebelumnya diberitakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I-2026 yang mencapai 5,61% secara year on year. Pertumbuhan Ekonomi tersebut berdasarkan pada  Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku tercatat Rp6.187,2 triliun, dan atas dasar harga konstan Rp3.447 triliun.

Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan pertumbuhan ekonomi tersebut lebih tinggi dibanding pertumbuhan ekonomi pada kuartal I-2025 yang saat itu tercatat 4,87% (yoy).

Kendati demikian, pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026 mengalami kontraksi 0,77% secara triwulanan (q-t-q) dibanding kuartal IV-2025.

(ell)

No more pages