Berdasarkan laporan SoundGuys, dikutip Rabu (6/5/2026), setelah lima tahun berturut-turut mencatatkan penurunan penjualan hingga mencapai titik terendah dengan pendapatan anjlok sebesar US$42 juta pada 2024, headphone berkabel mulai bangkit pada 2025 dengan pertumbuhan 3% atau sekitar US$15 juta.

Tren ini sejatinya awal meledak pada paruh kedua 2025, dengan penjualan melonjak 10% antara Juli hingga Desember. Puncaknya terjadi dalam enam minggu pertama 2026, pendapatan dari headphone berkabel melonjak hingga 20%.

Masih dari laporan yang sama, harga jual rerata headphone dengan kabel hanya sekitar US$13 pada 2025, sementara headphone Bluetooth dibanderol rerata US$99.

Di tengah naiknya harga berbagai produk elektronik konsumen akibat tarif dan faktor lainnya, headphone berkabel menjadi alternatif yang jauh lebih terjangkau.

Lebih Ramah Lingkungan

Headphone berkabel tidak membutuhkan baterai , daya sepenuhnya ditarik dari perangkat yang terhubung.

Ini artinya, lebih sedikit logam mulia yang perlu ditambang, dan tidak ada baterai lithium-ion yang berakhir di tempat pembuangan sampah ketika headphone sudah tidak terpakai.

Dampaknya langsung terasa, lebih sedikit bahan kimia berbahaya yang mencemari tanah dan air tanah.

Keunggulan lingkungan ini bertambah kuat jika dilihat dari sisi umur pemakaian. Headphone nirkabel rata-rata mencapai akhir masa pakainya dalam dua hingga tiga tahun, sementara headphone berkabel bisa bertahan lebih dari satu dekade.

Hal ini dikaitkan dengan absennya baterai setiap siklus pengisian daya secara perlahan menggerus sel baterai, dan karena baterai di perangkat nirkabel hampir mustahil diganti, sebagian besar produk audio Bluetooth pada akhirnya berakhir di tempat sampah.

Headphone berkabel juga menawarkan solusi yang lebih sederhana. Saat kabel yang menjadi titik kerusakan paling umum putus atau rusak, pengguna cukup menggantinya. Tidak perlu membuang seluruh perangkat. Cukup tukar kabelnya, dan segera dapat menikmati audio untuk diperdengarkan lagi.

Kebangkitan headphone berkabel ini dinilai murni oleh lifestyle dan tidak didorong oleh inovasi teknologi. Beberapa aktor terkenal kedapatan menggunakan headphone berkabel ini.

Beberapa selebritas ternama Amerika Serikat, seperti Jacob Elordi atau Jacob Elordi, juga tampil debngan headphone kabel dan dinarasikan sebagai aktivitas yang kere.