Logo Bloomberg Technoz

Nilai Ekspor RI Turun 3,1% Maret, CPO & Kakao Jadi Pemberat

Mis Fransiska Dewi
04 May 2026 12:20

Ilustrasi ekspor impor. (Bloomberg)
Ilustrasi ekspor impor. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor pada bulan Maret 2026 sebesar US$25,53. Artinya, apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (YoY) maka ekspor nasional mencatatkan penurunan 3,1%.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono membeberkan bahwa pada bulan Maret 2026, nilai ekspor migas tercatat senilai US$1,28 miliar atau turun 11,84% secara YoY. Sedangkan nilai ekspor non-migas ini tercatat turun sebesar US$2,52% dengan nilai US$21,25 miliar.

“Penurunan nilai ekspor Maret 2026 secara tahunan tersebut terutama didorong oleh penurunan nilai ekspor pada non-migas,” kata Ateng dalam rilis BPS, Senin (4/5/2026)


Penurunan terbesar di antaranya menurut Ateng adalah lemak dan minyak hewani/nabati termasuk crude palm oil (CPO) yang turun sebesar 27,02%. Sementara, andil komoditas ini terhadap penurunan ekspor yaitu 3,52%. 

Sementara itu, kakao dan olahannya juga mencatatkan penurunan sebesar 50,89% dengan andil 0,75% terhadap total ekspor. Serta kopi teh dan juga rempah-rempah yang juga turun 54,69% dengan andil itu 0,68% terhadap total ekspor.