Logo Bloomberg Technoz

Eropa Barat Berlomba Tebar Janji Tinggalkan Bahan Bakar Fosil

Redaksi
30 April 2026 17:50

Asap keluar dari cerobong PLTU Suralaya di Merak, Cilegon, Banten, Rabu (30/8/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)
Asap keluar dari cerobong PLTU Suralaya di Merak, Cilegon, Banten, Rabu (30/8/2023). (Bloomberg Technoz/ Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Negara-negara Eropa Barat, seperti Prancis, Belanda, Jerman, Inggris, dan Italia, berlomba-lomba menebar janji akan meninggalkan bahan bakar fosil. Janji ini mencuat dalam konferensi Transitioning Away from Fossil Fuels di Santa Marta, Kolombia pada 28-29 April 2026 lalu.

Menteri Iklim dan Pertumbuhan Hijau Belanda, Stientje van Veldhoven mengatakan lebih dari 50 negara yang menghadiri konferensi ini mewakili sekitar 30% dari PDB global dan sekitar 30% dari konsumsi minyak, gas, dan batu bara dunia, menunjukkan bahwa penghentian bertahap itu layak.

“Jika negara-negara ini secara signifikan mengurangi ketergantungan mereka pada bahan bakar fosil, itu berarti mereka akan berinvestasi pada ekonomi mereka sendiri alih-alih mengimpor bahan bakar fosil dari luar negeri,” kata van Veldhoven pada Rabu dalam wawancara di sela-sela konferensi, yang diselenggarakan bersama oleh Kolombia dan Belanda.


“Artinya, mereka akan berinvestasi pada teknologi bersih, tetapi juga berarti mereka akan melindungi perekonomian mereka dari guncangan harga seperti yang kita lihat saat ini,” imbuhnya, seperti dilansir dari Bloomberg News.

Pemerintah-pemerintah dalam pertemuan ini diklaim tengah berusaha menerjemahkan seruan untuk meninggalkan energi fosil—dikeluarkan pada KTT COP28 PBB di Dubai pada 2023—menjadi kebijakan praktis. Kemajuan dalam isu ini belum tercapai dalam pembicaraan iklim tahunan PBB yang baru.