Kalender Ekonomi: PDB, Ekspor-Impor, dan Data Inflasi
Redaksi
04 May 2026 08:02

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pekan ini menandai konflik antara Amerika Serikat (AS) dan Iran telah berlangsung selama lebih dari dua bulan. Perang yang menyebabkan harga minyak mentah melambung di atas US$110 per barel membuat risiko stagflasi meningkat.
Pelaku pasar masih mencermati perkembangan perang tersebut, apakah AS akan kembali melancarkan serangan? Dan apakah produksi minyak masih tetap terganggu? Serta berapa banyak kapal yang bisa melewati Selat Hormuz?
Sebab kondisi ekonomi sangat bergantung pada jawaban dari pertanyaan-pertanyaan krusial tersebut.
Perhatian investor pada pekan ini terbagi antara perkembangan geopolitik, arah kebijakan moneter, serta rangkaian data ekonomi utama dari AS dan kawasan Asia.
Ketegangan terkait perang Iran dan lonjakan harga minyak masih menjadi isu utama, yang membentuk ekspektasi inflasi sekaligus menekan prospek pertumbuhan ekonomi global.




























