Logo Bloomberg Technoz

15 Calon Emiten Antre IPO, Tidak Ada Perusahaan Beraset Kecil

Merinda Faradianti
04 May 2026 13:10

Warga melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Warga melintas di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (29/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bursa Efek Indonesia (BEI) hingga 30 April 2026 mencatat sebanyak 15 perusahaan berada dalam antrean penawaran umum perdana saham (IPO).

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna memberikan rincian terkait profil perusahaan yang sedang bersiap melantai di bursa tersebut. Penegasan mengenai jumlah perusahaan dalam daftar tunggu disampaikan dalam keterbukaan informasi. “Hingga saat ini, terdapat 15 perusahaan dalam pipeline pencatatan saham BEI," katanya, Senin (4/5/2026).

Berdasarkan klasifikasi aset, mayoritas perusahaan dalam pipeline IPO merupakan perusahaan beraset besar. Sebanyak 11 perusahaan memiliki aset di atas Rp250 miliar.


Sementara empat perusahaan lainnya berada dalam kategori aset menengah dengan nilai antara Rp50 miliar hingga Rp250 miliar. Tidak terdapat perusahaan dengan aset skala kecil dalam antrean tersebut.

Dari sisi sektor, komposisi perusahaan yang bersiap IPO berasal dari berbagai lini usaha. Tercatat tiga perusahaan berasal dari sektor basic materials dan tiga perusahaan dari sektor consumer cyclicals. Selain itu, terdapat dua perusahaan dari sektor infrastruktur serta dua perusahaan dari sektor properti dan real estat.