Ekonom: Proyeksi Inflasi Melandai, Tapi Tak Bertahan Lama
Redaksi
04 May 2026 08:20

Bloomberg Technoz, Jakarta - Inflasi Indonesia diperkirakan melandai pada April, dengan laju kenaikan harga konsumen turun ke 3,26% secara tahunan dari 3,48% pada Maret.
Jika proyeksi ini terjadi, maka inflasi masih berada di kisaran target 2,5%-3,5% yang ditetapkan otoritas moneter, Bank Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) dijadwalkan akan mengumumkan data tersebut hari ini.
Namun, fase inflasi yang lebih rendah ini diproyeksikan tak bertahan lama. Tekanan harga diperkirakan kembali meningkat mulai Mei dan berlanjut hingga kuartal III.
Menurut Tamara Mast Henderson, Ekonom Bloomberg Economics, faktor utama di balik proyeksi ini adalah lonjakan harga energi global, yang kembali menguat seiring meningkatnya ketegangan geopolitik dan gangguan pasokan.
Kenaikan harga minyak dunia memiliki efek berantai terhadap berbagai komponen inflasi, mulai dari biaya transportasi hingga harga pangan, yang pada akhirnya mendorong inflasi inti.






























