Filipina Tuduh China Lakukan Riset Kelautan Ilegal di Perairannya
News
04 May 2026 08:40

Ditas B Lopez - Bloomberg News
Bloomberg, Penjaga Pantai Filipina (PCG) melaporkan adanya empat kapal China yang terdeteksi melakukan riset ilmiah kelautan ilegal di wilayah perairan mereka. Menanggapi pelanggaran tersebut, Manila mengancam akan mengerahkan pesawat dan kapal untuk mengusir paksa armada China tersebut.
“PCG telah menetapkan bahwa kapal-kapal tersebut melakukan riset ilmiah kelautan ilegal tanpa otoritas hukum atau izin sebelumnya dari pemerintah Filipina. Ini merupakan pelanggaran nyata terhadap Konvensi PBB tentang Hukum Laut (UNCLOS),” tegas juru bicara Penjaga Pantai Filipina, Laksamana Madya Jay Tarriela, melalui pernyataan resmi di Facebook. Ia menambahkan bahwa Filipina akan mengerahkan aset udara dan laut untuk menghalau kapal-kapal tersebut.
Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri China mendesak Filipina untuk “segera menghentikan tindakan berbahaya” dan menjaga jarak dari kapal-kapal mereka. Beijing mengeklaim bahwa kapal-kapal riset tersebut “sedang melakukan aktivitas riset ilmiah normal dan menavigasi secara wajar di perairan di bawah yurisdiksi China, sesuai dengan hukum domestik China serta hukum internasional, termasuk UNCLOS.”
PCG menyebut dua kapal terlihat di lepas pantai Itbayat, Batanes sementara satu kapal berada di dekat Rizal, Palawan di sekitar wilayah sengketa Jackson Atoll, dan satu lainnya berada dekat dengan Scarborough Shoal.































