Logo Bloomberg Technoz

Iran Sebut Campur Tangan AS di Hormuz Langgar Gencatan Senjata

Redaksi
04 May 2026 10:20

Arus lalu lintas kapal di Selat Hormuz. (Bloomberg)
Arus lalu lintas kapal di Selat Hormuz. (Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Seorang pejabat senior Iran mengeluarkan peringatan keras pada Senin (4/5), menyatakan bahwa Teheran akan menganggap setiap upaya Amerika Serikat (AS) untuk mencampuri urusan di Selat Hormuz sebagai bentuk pelanggaran gencatan senjata.

"Setiap campur tangan Amerika dalam rezim maritim baru di Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata," tegas Ebrahim Azizi, Kepala Komisi Keamanan Nasional di parlemen Iran, melalui unggahannya di media sosial X.

Pernyataan tersebut muncul tak lama setelah Presiden Donald Trump mengumumkan rencana pengerahan pasukan AS untuk mengawal kapal-kapal melewati Selat Hormuz yang saat ini masih terblokade.


Trump mengatakan bahwa AS akan mulai mengarahkan sejumlah kapal netral yang terjebak di Teluk Persia untuk keluar melalui Selat Hormuz mulai Senin (4/5/2026).

“Pergerakan kapal ini semata-mata dimaksudkan untuk membebaskan orang, perusahaan, dan negara yang sama sekali tidak melakukan kesalahan—mereka adalah korban keadaan,” tulis Trump pada Minggu dalam unggahan di media sosial. “Jika, dengan cara apa pun, proses kemanusiaan ini diganggu, maka gangguan tersebut, sayangnya, harus ditangani dengan tegas.”