Kuartal I-2026, Laba SMRA Anjlok 20% Meski Pendapatan Naik
Muhammad Fikri
30 April 2026 15:05

Bloomberg Technoz, Jakarta - PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) mencatat laba bersih sebesar Rp189,76 miliar pada kuartal I-2026, turun 20,3% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp238,23 miliar, terutama akibat kenaikan biaya keuangan.
Berdasarkan laporan keuangan perusahaan, Kamis (30/4/2026), meskipun mengalami penurunan laba, pendapatan perseroan tercatat sebesar Rp2,23 triliun, naik 6,1% dibandingkan Rp2,10 triliun pada kuartal I-2025. Sejalan dengan itu, laba kotor meningkat 5,9% menjadi Rp1,13 triliun dari sebelumnya Rp1,07 triliun.
Namun, tekanan terlihat dari sisi beban. Biaya keuangan naik 16,2% menjadi Rp312,31 miliar dari Rp268,86 miliar, sementara beban umum dan administrasi meningkat 2,6% menjadi Rp320,09 miliar dari Rp312,12 miliar.
Di sisi operasional, laba usaha perseroan tercatat sebesar Rp677,46 miliar, tumbuh 7,7% dibandingkan Rp629,33 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Laba sebelum pajak juga naik 2,7% menjadi Rp416,50 miliar dari Rp405,45 miliar.
Dari sisi neraca, total aset perseroan tercatat sebesar Rp39,75 triliun per 31 Maret 2026, meningkat 3,7% dibandingkan posisi akhir 2025 sebesar Rp38,34 triliun. Kenaikan ini terutama ditopang oleh pertumbuhan aset lancar yang naik 3,4% menjadi Rp16,69 triliun, serta aset tidak lancar yang meningkat 3,9% menjadi Rp23,07 triliun.






























