RI Mau Beli Minyak Rusia: Bisa Lebih Murah US$13/Barel, Spek Aman
Azura Yumna Ramadani Purnama
28 April 2026 09:00

Bloomberg Technoz, Jakarta – Praktisi senior industri minyak dan gas (migas) Hadi Ismoyo memandang rencana Indonesia mengimpor minyak mentah dengan volume total 150 juta barel dari Rusia bakal menguntungkan, sebab harga minyak mentah Rusia bisa lebih murah US$10—US$13 per barel dibandingkan dengan harga pasar.
Direktur Utama PT Petrogas Jatim Utama Cendana (PJUC) tersebut menilai spesifikasi minyak mentah Rusia juga cukup banyak yang serupa dengan jenis yang selama ini diolah di kilang PT Pertamina (Persero).
Dia juga meyakini fasilitas pengolahan minyak mentah PT Kilang Pertamina International (KPI)—yang kini menjadi PT Pertamina Patra Niaga (PPN) — sudah cukup mumpuni untuk mengolah berbagai jenis crude.
“Rusia memproduksi 11 juta barel minyak per hari dan 66 miliar standar kaki kubik [gas] per hari. Harga [minyak Urals] US$10—US$13 per barel lebih rendah dari Brent. Jadi itu salah satu benefit dari minyak Rusia,” kata Hadi ketika dihubungi, Selasa (28/4/2026).
Per hari ini, harga pasar berjangka minyak mentah Urals acuan Rusia mencapai US$105,99/barel, turun 1,40% dari hari sebelumnya.




























