BI: Asing Mulai Serbu RI Imbas Kenaikan BI Rate, Rupiah Menguat
Mis Fransiska Dewi
12 June 2026 09:30

Bloomberg Technoz, Jakarta - Bank Indonesia (BI) menyatakan saat ini investor asing mulai menempatkan modalnya di dalam negeri setelah kenaikan suku bunga acuan atau BI Rate menjadi 5,5%. Mata uang Ibu Pertiwi mulai meninggalkan level Rp18.000/US$.
Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso mengatakan pasca kenaikan BI Rate menjadi 5,5%, serta penguatan imbal hasil Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN), investor asing merespons positif penguatan bauran kebijakan tersebut.
“Hal ini tercermin dari meningkatnya aliran masuk modal asing ke instrumen SRBI pasca lelang SRBI pada 10 Juni 2026. Aliran masuk modal asing juga mulai kembali terjadi di pasar SBN, terutama pada tenor pendek dan menengah,” kata Denny dalam keterangan resmi, Jumat (12/6/2026).
Sejalan dengan perkembangan tersebut, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus mengalami penguatan dan kembali berada di bawah level Rp18.000/US$.
Denny menegaskan, BI akan terus mencermati perkembangan pasar keuangan global dan domestik serta menjaga daya tarik instrumen keuangan domestik guna mendukung aliran masuk modal asing.





























