Logo Bloomberg Technoz

BPK mencatat nilai sewa yang tidak dimanfaatkan mencapai US$10,21 juta atau sekitar Rp77,9 miliar.

“Permasalahan tersebut mengakibatkan, PT Pertamina EP field Sukowati menanggung pemborosan biaya pemeliharaan FSO Cinta Natomas dan penggunaan FSO Succes Challenger XXXVII minimal sebesar Rp77,95 miliar dan US$10,21 juta,” tulis BPK dalam Ikhtisar Hasil Pemeriksaan Semester (IHPS) II Tahun 2025, dikutip Sabtu (25/4/2026).

Dengan demikian, BPK merekomendasikan Direktur Utama PT Pertamina EP Cepu selaku koordinator regional 4 untuk menyusun kajian komprehensif dan melakukan opsi terbaik terkait pengelolaan fasilitas produksi yang paling ekonomis bagi perusahaan.

PEP Sukowati Field yang merupakan bagian dari Zona 11 Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina

Adapun, Pertamina EP Sukowati Field mencatat peningkatan produksi signifikan dari Sumur SKW-03 melalui kegiatan workover.

Berdasarkan hasil uji produksi setelah pekerjaan selesai, sumur ini menunjukkan peningkatan produksi minyak sebesar 4.097 barrel oil per day (bopd) dan gas sebesar 1,4 million standard cubic feet per day (mmscfd) dari lapisan Tuban Reef (limestone) pada 19 Oktober 2025.

Kemudian, sumur dilakukan reservoir management untuk menahan water cut sehingga angka produksi saat diatur di angka 2.000 hingga 2.100 bopd. Besaran tersebut diklaim melampaui target awal yang ditetapkan yaitu 250 bopd dan 0,35 mmscfd.

(azr/wdh)

No more pages