Logo Bloomberg Technoz

Sederet Saham Picu IHSG Turun 1,41%

Muhammad Julian Fadli
23 April 2026 11:01

Karyawan memfoto layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan memfoto layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (23/62025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpeleset di zona merah hingga tertekan amat dalam. IHSG melemah 109,39 poin atau setara 1,45% ke level 7.432 jelang penutupan sesi satu siang ini, Kamis (23/4/2026).

IHSG terus melanjutkan sesi pelemahan di zona merah dengan penurunan terdalam mencapai 7.429.

IHSG Jatuh 1% Lebih Pagi Ini (Bloomberg)

Data Bursa Efek Indonesia menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp9,37 triliun. Sepanjang pagi ini terdapat 26,74 miliar saham yang ditransaksikan yang didominasi aksi jual. Tercatat hanya ada penguatan 229 saham dan 444 saham terjadi pelemahan. Sisanya, 141 saham stagnan.


Saham–saham perindustrian, saham konsumen non primer, dan saham teknologi menjadi penyebab pelemahan IHSG dengan amblas mencapai 2,45%, 2,43%, dan 2,06%. Disusul oleh saham barang baku yang tertekan 1,98%.

Sejumlah saham menjadi pemberat IHSG pada perdagangan Sesi I pagi jelang siang hari ini, termasuk banyak saham big caps, yaitu saham DSSA, saham BREN, saham AMMN, hingga saham IMPC.