Logo Bloomberg Technoz

Rupiah Tembus Rp17.300/US$

Tim Riset Bloomberg Technoz
23 April 2026 10:25

Karyawan merapihkan uang dolar AS dan rupiah di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Jumat (9/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Karyawan merapihkan uang dolar AS dan rupiah di salah satu tempat penukaran uang di Jakarta, Jumat (9/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pergerakan rupiah di pasar spot semakin melemah pada perdagangan Kamis (23/4/2026), di tengah kembali melambungnya harga minyak mentah dunia ke atas US$100 per barel. 

Rupiah melemah 0,76% dan menyentuh Rp17.305/US$ pada 09:40 WIB. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan yang melemah.

Rupiah sentuh rekor terendahnya lagi pada Kamis (23/4/2026), 09.40 WIB. (Bloomberg)

Menyusul rupiah, ada peso Filipina, baht Thailand, ringgit Malaysia, won Korea Selatan, dolar Singapura, yuan China, dan yen Jepang. Hanya dolar Taiwan dan Hong Kong yang mencoba defensif meski perubahannya tipis saja 0,04% dan 0,02%.

Rupiah dan mata uang Asia kembali lemah, akibat perang Timur Tengah. (Bloomberg)

Perang yang masih jauh dari kata damai, terus menggempur pasar energi dan menyebabkan gangguan pasokan energi akibat penutupan Selat Hormuz kembali. 

Pelemahan rupiah juga menyengat pasar surat utang, dan menyebabkan aksi jual sejak kemarin. Kenaikan imbal hasil merata terjadi di hampir semua tenor.