Logo Bloomberg Technoz

“Kami menyesalkan bahwa surat perintah penahanan telah diajukan” meskipun telah bekerja sama sepenuhnya dalam penyelidikan, kata pengacara Bang dalam sebuah pernyataan. Mereka berjanji akan “melakukan segala upaya untuk menjelaskan secara jelas” posisi mereka.

Kasus ini menambah risiko hukum pada momen krusial bagi Hybe Co., yang tengah bertaruh pada comeback penuh boy band BTS untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun. Grup beranggotakan tujuh orang itu menggelar konser bulan lalu yang disiarkan langsung di Netflix. Mereka juga baru saja memulai tur dunia.

Saham Hybe sempat turun hingga 4,3% di Seoul, mencapai level intraday terendah dalam hampir satu tahun, sementara indeks acuan Kospi melonjak lebih dari 2% pada hari Selasa.

Hybe Shares Slump While Probe Into Its Founder Drags On. (Sumber: Bloomberg)

Penyelidikan ini menimbulkan pertanyaan mengenai tata kelola perusahaan, tepat ketika Hybe Co. berupaya mempertahankan pertumbuhan di luar artis andalannya.

Otoritas menduga Bang Si-hyuk memperoleh keuntungan ilegal sekitar 190 miliar won (US$130 juta) melalui transaksi yang sedang diselidiki, termasuk 30% bagian dari keuntungan yang dihasilkan ketika dana tersebut kemudian menjual kembali saham Hybe, lapor Yonhap News Agency. Media itu juga pertama kali melaporkan bahwa polisi berupaya menahan Bang.

Penyelidikan ini berfokus pada apakah Bang Si-hyuk dengan sengaja menyesatkan pemegang saham dan gagal mengungkapkan pengaturan pembagian keuntungan yang terkait dengan kendaraan ekuitas swasta tersebut, yang berpotensi melanggar aturan pasar modal dan perdagangan yang adil.

Bang telah berada dalam penyelidikan selama sekitar satu tahun setelah Financial Services Commission menyerahkan kasus tersebut kepada polisi pada Juli 2025, dengan tuduhan bahwa ia membuat perjanjian pembagian keuntungan dengan dana ekuitas swasta tersebut dan menyembunyikannya selama proses IPO.

(bbn)

No more pages