Presiden Korsel Bantah Isu Bocorkan Data Nuklir Korut ke Publik
News
21 April 2026 11:00

Soo-Hyang Choi - Bloomberg News
Bloomberg, Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae-myung menepis tuduhan bahwa salah satu menterinya telah membocorkan lokasi fasilitas nuklir Korea Utara (Korut) berdasarkan intelijen Amerika Serikat (AS). Lee menyebut tuduhan tersebut sebagai sesuatu yang "absurd" atau tidak masuk akal.
Pernyataan ini muncul setelah media Korsel melaporkan bahwa AS mulai membatasi pembagian informasi intelijen terkait Korut dengan Seoul. Langkah ini diduga merupakan buntut dari pernyataan Menteri Unifikasi Chung Dong-young yang bulan lalu secara terbuka mengidentifikasi fasilitas pengayaan uranium Korut di Kusong.
"Setiap klaim atau tindakan yang didasarkan pada anggapan bahwa Menteri Chung 'membocorkan informasi klasifikasi yang diberikan oleh AS' adalah salah," tulis Lee dalam unggahannya di platform X pada Senin (20/4).
Lee menjelaskan bahwa keberadaan fasilitas Kusong sebenarnya sudah diketahui secara luas melalui makalah akademik dan laporan media jauh sebelum Chung melontarkan pernyataannya. "Kita harus menyelidiki mengapa hal absurd seperti ini bisa terjadi," tambahnya.





























