Logo Bloomberg Technoz

Penyebab IHSG Ditutup Melemah 0,52%

Muhammad Julian Fadli
20 April 2026 17:25

Papan Layar IHSG di Bursa Efek Indonesia (Dimas Ardian/Bloomberg)
Papan Layar IHSG di Bursa Efek Indonesia (Dimas Ardian/Bloomberg)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menutup perdagangan hari ini di zona merah pada Senin (20/4/2026). Melemahnya sejumlah saham–saham LQ45 berkapitalisasi besar atau saham big caps menjadi pemberat IHSG.

IHSG ditutup di posisi 7.594 usai melemah 0,52% dan 39,89 poin dibanding dengan penutupan hari sebelumnya.

IHSG Penutupan Sesi II pada Senin 20 April 2026 (Bloomberg)

Sepanjang perdagangan Sesi II, IHSG terjerembab di zona merah dengan rentang perdagangan pada area level 7.692 sampai dengan terlemahnya 7.570. Data perdagangan memperlihatkan nilai transaksi mencapai Rp17,21 triliun dari 40,83 miliar saham yang ditransaksikan. Dengan frekuensi jual–beli mencapai 2,46 juta kali.


Sebanyak 424 saham mengalami penurunan, dan hanya ada 247 saham menguat. Sedangkan ada 148 saham tidak bergerak.

Sejumlah saham menjadi pendorong pelemahan IHSG sepanjang perdagangan. Saham–saham properti, saham energi, dan saham teknologi mencatatkan penurunan paling dalam, dengan masing–masing amblas 2,04%, 1,34% dan 1,29%.