Hindari Selat Hormuz, IEA Usul Bangun Pipa Minyak Irak-Turki
News
19 April 2026 17:30

Selcan Hacaoglu - Bloomberg News
Bloomberg, Surat kabar Turki Hürriyet melaporkan, Direktur Eksekutif Badan Energi Internasional (IEA) Fatih Birol mengusulkan pembangunan pipa minyak baru yang menghubungkan ladang minyak Basra, Irak dengan terminal minyak mediterania di Ceyhan, Turki. Pipa tersebut bisa mengalihkan ketergantungan perdagangan minyak dari Selat Hormuz.
“Saya yakin pipa minyak Basra–Ceyhan dapat menjadi proyek yang sangat menarik dan penting bagi Irak dan Turki, serta bagi keamanan pasokan regional—terutama dari perspektif Eropa,” kata Birol dalam wawancara yang diterbitkan Ahad (19/04/2026). “Saya juga yakin masalah pembiayaan dapat diatasi. Kini adalah waktu yang tepat.”
Iran pada Sabtu kembali memberlakukan pembatasan lalu lintas kapal di Selat Hormuz, kurang dari 24 jam setelah Teheran menyatakan perairan tersebut terbuka bagi kapal komersial. Beberapa kapal tanker gas alam cair (LNG) membalik arah saat dalam perjalanan ke sana setelah Iran memperingatkan kapten kapal bahwa saluran vital tersebut kembali ditutup bagi lalu lintas maritim.
Selama ini, Irak memang bergantung pada Selat Hormuz untuk mengekspor minyak dari pelabuhan Basra di Teluk Persia -- yang memiliki salah satu cadangan minyak terbesar di dunia sekitar 90 miliar barel dan menyumbang sekitar 90% dari ekspor minyak negara tersebut.
























