Logo Bloomberg Technoz

Trump Beri Sinyal Akhiri Perang Iran Demi Fokus Agenda Pemilu

News
18 April 2026 08:00

Presiden Donald Trump. (Bloomberg)
Presiden Donald Trump. (Bloomberg)

Jeff Mason - Bloomberg News

Bloomberg, Donald Trump mulai memberikan sinyal kesiapan untuk menyudahi perang Amerika Serikat (AS) dengan Iran. Meski demikian, rincian kesepakatan tersebut masih belum jelas dan hambatan menuju perdamaian abadi tetap tinggi.

Selama tujuh minggu sejak AS bergabung dengan Israel melancarkan serangan terhadap negara produsen minyak tersebut, Trump cenderung menjaga kriteria dan garis waktu penghentian perang tetap ambigu. Namun, dalam serangkaian wawancara dan unggahan media sosial pada Jumat (17/4), Trump mengindikasikan bahwa perundingan telah menghasilkan kerangka kesepakatan yang cukup matang. Hal ini mempertegas ambisinya untuk segera mengakhiri peperangan dan beralih fokus ke agenda domestik menjelang pemilu paruh waktu (midterm) November mendatang.


"Iran telah setuju untuk tidak akan pernah menutup Selat Hormuz lagi," tulisnya di platform Truth Social, salah satu dari banyak klaim sepihak yang belum dikonfirmasi oleh Teheran. Pihak Teheran sendiri hanya menyatakan bahwa jalur tersebut, yang mengalirkan 20% pasokan minyak global, akan tetap dibuka selama gencatan senjata antara Israel dan Lebanon berlangsung.

Kabar ini langsung direspons cepat oleh Wall Street. Indeks S&P 500 melonjak ke rekor tertinggi, nilai tukar dolar AS sempat menghapus semua keuntungan yang didapat selama masa perang, dan harga minyak mentah jatuh ke kisaran US$90 per barel.