Selain itu, stok CPO Malaysia yang turun juga menjadi faktor penopang harga. Pada Maret, stok CPO Negeri Harimau Malaya mencapai yang terendah dalam tujuh bulan terakhir.
Analisis Teknikal
Lalu bagaimana perkiraan harga CPO untuk hari ini, Jumat (17/4/2026)? Apakah akan terjadi kenaikan tiga hari beruntun?
Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), CPO masih tersangkut di zona bearish. Terbukti dengan Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 48.
RSI di bawah 50 menunjukkan suatu aset sedang dalam posisi bearish. Namun RSI CPO belum jauh di bawah 50 sehingga bisa dikatakan cenderung netral.
Sementara indikator Stochastic RSI 14 hari ada di 7. Jauh di bawah 20, yang berarti sudah sangat jenuh jual (oversold).
Untuk perdagangan hari ini, harga CPO berpeluang naik lagi. Target resisten terdekat adalah MYR 4.561/ton. Jika tertembus, maka MYR 4.569-4.585/ton bisa menjadi target berikutnya.
Target paling optimistis atau resisten terjauh ada di MYR 4.635/ton.
Namun kalau harga CPO malah turun, maka MYR 4.453/ton rasanya akan menjadi support terdekat. Dari sini, harga CPO berisiko menguji kisaran MYR 4.451-4.444/ton.
(aji)


























