Logo Bloomberg Technoz

Ponsel Entry Level-Mid Range yang Paling Terdampak Krisis Chip

Redaksi
14 April 2026 14:15

Proses produksi smartphone OPPO di Dongguan, China. dok: Qilai Shen/Bloomberg
Proses produksi smartphone OPPO di Dongguan, China. dok: Qilai Shen/Bloomberg

Bloomberg Technoz, JakartaAnalis pasar Shilpi Jain dari Counterpoint Research mengungkap, kekhawatiran kelangkaan pasokan chip memori menghantam industri HP smartphone global, dimana kelas entry level dan mid range yang paling terdampak.

“Kekurangan chip memori dan kenaikan biaya telah berdampak paling besar pada segmen yang sensitif terhadap harga, seperti perangkat entry-level dan kelas menengah, yang paling terpapar tekanan permintaan dan pasokan tersebut,” kata Jain dalam laporan terbaru, dikutip Selasa (14/4/2026).

Kekhawatiran kelangkaan memori sejak tahun lalu sudah didengungkan dan Jain mempertegas bahwa kini terdapat pengalihan prioritas produksi memori untuk pengiriman kepada pengembang pusat data AI ketimbang manufaktur smartphone. Alhasil “margin pada produsen tertekan dan memaksa mereka untuk membebankan kenaikan biaya bahan baku ke konsumen.”


Selain urusan DRAM dan NAND, faktor yang membuat global smartphone shipment lesu sepanjang Januari hingga Maret adalah ketegangan di Timur Tengah, ditambah kepayahan dari sisi permintaan, diungkap Counterpoint Research.

Akibat kelangkaan chip para produsen (OEM) mulai mengubah strategi, mulai dari pengurangan produksi, penyesuaian harga, hingga menunda rencana perilisan seri ponsel terbaru, berdasarkan perkiraan awal dari Counterpoint Research’s Market Monitor.