Logo Bloomberg Technoz

Sesi I

Penyebab IHSG Balik Arah Jadi Menguat

Muhammad Julian Fadli
13 April 2026 13:31

Pelajar memfoto layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pelajar memfoto layar indeks harga saham gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (21/10/2024). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup perdagangan Sesi I di zona hijau dengan penguatan 34,23 poin dan mencatat kenaikan 0,46% di posisi 7.492,73 pada Senin (13/4/2025).

Sepanjang perdagangan hari ini IHSG bergerak fluktuatif yang sejak pembukaan pagi tadi sempat melemah cukup dalam hingga berhasil rebound di zona hijau, dengan rentang pergerakan pada terjadi pada level 7.351,36 sampai dengan 7.500,13.

IHSG Penutupan Sesi I pada Senin 13 April 2026 (Bloomberg)

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan nilai perdagangan mencapai Rp10,1 triliun dari sejumlah 23,55 miliar saham yang ditransaksikan. Dengan frekuensi yang terbilang 1,51 juta kali diperjualbelikan.


Tercatat ada penguatan 348 saham, dan sebanyak 305 saham terjadi pelemahan. Sisanya 162 saham stagnan.

Penyebab IHSG Menguat

Sejumlah saham–saham menjadi pendukung utama kenaikan dan rebound IHSG pada perdagangan siang hari ini. Adapun saham barang baku, saham energi, dan saham perindustrian mencatatkan penguatan paling tinggi, dengan masing–masing menguat 2,53%, 2,41%, dan 1,88%.