Logo Bloomberg Technoz

Penyebab IHSG Ditutup Melemah 1% Lebih

Muhammad Julian Fadli
26 May 2026 17:10

Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengunjung di depan layar pergerakan harga saham (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1/2026). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (26/5/2026), ditutup di zona merah usai kehilangan 1,23% di posisi 6.130. Amblasnya saham–saham berbobot besar jadi sebab, terutama saham ASII dan DSSA, hingga diperberat lagi oleh saham ANTM.

Sepanjang perdagangan IHSG terus–menerus terpeleset di zona merah dengan pelemahan yang tambah dalam. Adapun rentang perdagangan terjadi pada area level 6.286 sampai dengan terendah 6.124.

IHSG Penutupan Sesi II pada Selasa 26 Mei 2026 (Bloomberg)

Adapun pelemahan IHSG turut disebabkan manuver profit taking menjelang libur bursa Hari Raya Iduladha 1447 H, dan juga sentimen rebalancing MSCI, mengutip Phintraco Sekuritas, Selasa. 


Rupiah yang ditutup melemah 0,26% hingga berada di level Rp17.789/US$, berdasarkan data Bloomberg di pasar spot, menambah sentimen negatif.

Data Bursa Efek Indonesia (BEI) memperhitungkan nilai perdagangan mencapai Rp18,09 triliun dari sejumlah 24,88 miliar saham yang ditransaksikan. Dengan frekuensi menyentuh 1,96 juta kali diperjualbelikan.