Logo Bloomberg Technoz

Danantara Didorong Masuk dan Ambil Alih Ekosistem Ojol

Merinda Faradianti
13 April 2026 12:50

Pengemudi ojek online (ojol). Ilustrasi. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Pengemudi ojek online (ojol). Ilustrasi. (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Di tengah penantian terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) ojek online (ojol) yang mengatur skema bagi hasil 90:10, asosiasi pengemudi ojol mendorong negara masuk langsung ke jantung bisnis transportasi digital.

Ketua Umum Garda Indonesia, Raden Igun Wicaksono mengusulkan, pemerintah bisa menugaskan Danantara untuk mengelola dan mengintegrasikan ekosistem transportasi digital nasional. Menurutnya, langkah ini diperlukan untuk mengoreksi ketimpangan struktural yang selama ini melekat dalam model bisnis platform digital.

“Penugasan Danantara jadi langkah strategis untuk memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi digital tetap berada dalam koridor kepentingan nasional,” kata Igun dalam keterangannya, Senin (13/4/2026).


Ia menilai sektor transportasi online masih rapuh. Hal tersebut dapat dilihat dari ketimpangan distribusi pendapatan, minimnya perlindungan sosial, hingga dominasi algoritma yang dinilai belum berpihak pada pengemudi.

Kehadiran negara melalui Danantara, kata dia, diposisikan sebagai orkestrator baru yang tidak hanya mengejar efisiensi pasar, tetapi juga stabilitas sosial.