Logo Bloomberg Technoz

Di sisi fiskal, jika pemerintah berupaya melindungi ekonomi domestik dari guncangan harga dengan memberikan subsidi energi, defisit yang meningkat dapat memicu peningkatan pinjaman dan utang, yang pada gilirannya dapat menaikkan suku bunga dan menghambat investasi serta pertumbuhan.

“Risiko ini terutama tinggi di ekonomi dengan tingkat utang yang sudah tinggi dan ruang fiskal yang terbatas,” sebut World Bank.

Dia mencontohkan Laos menghadapi kekhawatiran terkait keberlanjutan utang. Sementara beberapa negara Kepulauan Pasifik terbatas oleh basis pendapatan yang kecil dan ketergantungan pada pembiayaan eksternal, memiliki sedikit ruang untuk menampung tekanan pengeluaran tambahan tanpa mengorbankan posisi fiskal yang berkelanjutan. 

Melihat kondisi tersebut, dukungan pemerintah yang lebih tepat sasaran sangat dibutuhkan—baik bagi kaum miskin maupun kelompok rentan di kelas menengah—dapat membantu masyarakat yang paling membutuhkan dengan biaya fiskal yang lebih wajar.

Dalam analisis tersebut, Bank Dunia memperkirakan Indonesia diproyeksikan mengalami dampak inflasi mendekati China, yakni sebesar 0,22%

"Indonesia menunjukkan respons inflasi yang moderat, yang sebagian disebabkan oleh subsidi domestik dan mekanisme harga yang diatur pemerintah, sehingga melindungi konsumen dari tekanan harga energi," lanjut Bank Dunia.

Sementara itu, inflasi Thailand akan mencapai 0,67% dan Filipina 0,62% dalam enam bulan ke depan jika harga minyak dunia naik US$20/barel.

(lav)

No more pages