Kemenkeu Bicara Potensi Windfall Komoditas Imbas Krisis Global
Lisa Listiani
09 April 2026 16:40

Bloomberg Technoz, Jakarta - Kementerian Keuangan melihat adanya potensi tambahan penerimaan negara dari sektor sumber daya alam seiring kenaikan harga komoditas global akibat konflik di Timur Tengah.
Direktur Jenderal Strategi Ekonomi dan Fiskal Kemenkeu Febrio Kacaribu menyampaikan, kenaikan harga sejumlah komoditas seperti batu bara, crude palm oil (CPO), nikel, dan tembaga telah mendorong penerimaan negara menjadi lebih tinggi, bahkan tanpa perubahan kebijakan.
“Ada kenaikan penerimaan karena memang kenaikan harga-harga [Sumber Daya Alam]. Jadi harga batu barangnya meningkat, harga CPO-nya meningkat, harga nikel juga meningkat, tembaga juga meningkat. Tanpa ada perubahan kebijakan, itu membuat penerimaan kita pasti akan meningkat,” kata Febrio ditemui di kompleks Badan Komunikasi Pemerintah RI, Kamis (9/4/2026).
Pemerintah juga tengah mengkaji kemungkinan tambahan windfall di luar penerimaan normal tersebut, dengan berbagai skema yang masih dibahas bersama Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
“Yang kedua, kita juga ingin bahwa harga yang meningkat ini juga disertai dengan tambahan windfall. Nah itu yang nanti akan kita sedang bahas dengan kementerian ESDM, ada berbagai mineral yang sedang kita lihat. Bisa bentuknya macam-macam, ada yang royalti, ada yang BK, nanti kita akan finalkan," kata dia






























