Logo Bloomberg Technoz

Lebih lanjut, Vega menegaskan prioritas perusahaan saat ini tetap tertuju pada keselamatan seluruh awak kapal, serta keamanan kapal dan muatannya.  

“​Kami memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar proses ini dapat terselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Tanker minyak Pertamina Pride milik PIS tercatat masih belum dapat melewati Selat Hormuz, padahal kapal dengan tujuan akhir Cilacap tersebut semestinya diestimasikan tiba di Tanah Air pada 2 April 2026.

Pertamina Pride yang membawa hampir 2 juta barel minyak mentah untuk kebutuhan dalam negeri.

Di sisi lain, terdapat satu tanker PIS yang masih belum dapat melewati Selat Hormuz, yakni Gamsunoro.

Gamsunoro. tercatat dalam perjalanan dari pelabuhan Khur Al Zubair, Iraq menuju Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Gamsunoro sendiri sedang berlayar untuk melayani pihak ketiga (non-Pertamina).

Awalnya, terdapat empat kapal PIS yang berada di kawasan Timur Tengah. Antara lain; Gamsunoro di Khor al Zubair, Irak, Pertamina Pride yang tengah melakukan proses muat di Ras Tanura, PIS Rinjani dalam posisi lego jangkar di Khor Fakkan, serta PIS Paragon di Oman.

Belum lama ini, PIS Paragon dan PIS Rinjani berhasil keluar dari wilayah konflik Timur Tengah, dan tengah melayani distribusi energi untuk mitra pihak ketiga.

Secara total, PIS saat ini mengoperasikan 345 kapal untuk mendukung kebutuhan energi dalam negeri.

Muatan kargo kapal-kapal yang terjebak di Selat Hormuz./dok. Bloomberg

Saat ini, para pemilik kapal dari berbagai negara tengah berupaya memahami detail gencatan senjata AS-Iran yang dapat membuka kembali Selat Hormuz untuk sementara waktu, dengan harapan dapat memanfaatkan peluang untuk mengevakuasi lebih dari 800 kapal yang terjebak di Teluk Persia.

Hampir tertutupnya jalur air vital ini selama berminggu-minggu telah menciptakan krisis pasokan energi global yang belum pernah terjadi sebelumnya, karena Iran memperketat kendalinya setelah serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Karena tidak dapat menjamin keselamatan ribuan pelaut dan kargo mereka setelah beberapa serangan, kapal-kapal tersebut malah berdiam di kedua sisi dan lalu lintas melambat.

Beberapa jam sebelum tenggat yang ditetapkan oleh Presiden AS Donald Trump berakhir, kedua pihak pada Selasa menyetujui gencatan senjata sebagai imbalan atas pembukaan kembali selat tersebut.

Namun, detailnya masih belum jelas: Iran mengatakan telah menyetujui jalur aman selama dua pekan dalam koordinasi dengan angkatan bersenjatanya dan dalam "keterbatasan teknis", sementara Trump mengumumkan "PEMBUKAAN LENGKAP, SEGERA, dan AMAN". Tidak jelas apakah keduanya telah menyepakati pembayaran.

Kapal-kapal yang mengangkut energi merupakan bagian besar dari armada yang terjebak di Teluk Persia, menurut data dari Kpler.

Saat ini terdapat 426 kapal tanker yang mengangkut minyak mentah dan bahan bakar bersih, ditambah 34 tanker pengangkut gas minyak cair (LPG) dan 19 tanker pengangkut gas alam cair (LNG).

Sisanya mengangkut komoditas kering, seperti produk pertanian atau logam, dan/atau kontainer.

Menurut perhitungan Organisasi Maritim Internasional (IMO) pada akhir Maret, sekitar 20.000 pelaut sipil terjebak di atas kapal-kapal ini dan kapal-kapal utilitas dan pendukung lainnya.

Para awak kapal tersebut menghadapi kekurangan pasokan, kelelahan, dan tekanan psikologis, demikian peringatan badan PBB tersebut.

(wdh)

No more pages