Logo Bloomberg Technoz

“Kan saya takut jaga-jaga dulu. Misalnya, walaupun saya bilang enggak mungkin, harga minyak dunia bertahan di US$150/barel dan lama, kan kita mesti jaga stabilitas, nanti kita akan pikir mana yang paling pas,” jelas dia. 

“Tapi yang jelas kita punya bantalan, jadi masyarakat enggak usah khawatir, apalagi dengan bilang 2 minggu [pemerintah] sudah kehabisan uang, itu salah besar.”

Purbaya mengklaim SAL yang dimiliki pemerintah hingga saat ini mencapai Rp420 triliun, karena dana pemerintah yang ditaruh di perbankan sebesar Rp300 triliun dan Rp120 triliun disimpan di Bank Indonesia (BI). 

Perubahan Defisit 

Terkait skenario defisit APBN 2,9%, Purbaya mengaku telah berkomunikasi dengan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Dia mengklaim telah mendapat dukungan dari wakil rakyat untuk melaksanakan rencana tersebut.

Purbaya memastikan pemerintah tak perlu melakukan revisi Undang-undang APBN 2026, melainkan hanya perlu mengumumkan sekaligus menyerahkan data perubahan tersebut dalam Laporan Semester (Lapsem) pada Juli 2026 mendatang. Pasalnya, perubahan anggaran tak melebihi 10% dari postur anggaran semula.

“Kalau 10% di atas [defisit] enggak apa-apa kan ya?. Saya juga ngomong sama pimpinan Banggar, orang DPR ngomong sedikit-sedikit. Mereka bilang jalan, kita jalan," kata Purbaya dalam media briefing, Selasa (7/4/2026).  

"Jadi kayaknya saya tidak pernah kemana mana. Tapi ya kan sudah telpon, komunikasi dengan mereka [DPR] mendapat dukungan juga kalau cuma segitu,” lanjutnya.  

Bendahara Negara menjelaskan saat realisasi sementara APBN 2025 pada awal 2026 lalu yang menyebut defisit APBN 2025 mencapai 2,92% terhadap PDB, faktanya berada di level 2,81% terhadap PDB. 

“Tahun lalu kan juga naik dari 2 poin berapa, naik ke 2,9% bahkan disetujui walaupun akhirnya 2,8%. Kami komunikasi selalu dengan DPR. Jadi ini pun [defisit APBN 2026] sudah ada kontak-kontak lah sedikit-sedikit,” jelas dia. 

(lav)

No more pages