Logo Bloomberg Technoz

Wamenkeu Paparkan Empat Pilar Penguatan Pendapatan 2026

Redaksi
08 April 2026 12:30

Menkeu Pendapatan Negara Merosot 12,3%, Namun APBN Surplus (Foto: Diolah dari Berbagai Sumber)
Menkeu Pendapatan Negara Merosot 12,3%, Namun APBN Surplus (Foto: Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Menteri Keuangan, Juda Agung memaparkan paling tidak terdapat empat pilar yang perlu menjadi perhatian demi mengoptimalkan penerimaan pajak di tahun 2026.

Hal yang pertama perlu dilakukan adalah penguatan basis penerimaan secara struktural. Apalagi, Juda menyebut bahwa Indonesia tidak bisa terus bergantung pada basis penerimaan yang sama, terlebih di tengah badai geopolitik yang terus terjadi.

“Oleh sebab itu penguatan penerimaan harus diarahkan pada perluasan basis pajak yang adil, menangkap potensi ekonomi baru, serta mengintegrasikan data lintas sektor, lintas kementerian dan lembaga.” kata Juda dalam acara Pusdiklat Pajak, Rabu (8/4/2026). 


Menurut Juda, fokus kemenkeu kini bukan membebani masyarakat yang sudah patuh, tetapi menutup celah struktural yang selama ini memang belum tergarap secara optimal. Ia juga menggarisbawahi bahwa penerimaan yang sehat adalah penerimaan yang tumbuh seiring dengan ekonomi Bukan yang melemahkan daya dorong perekonomian. 

Yang kedua adalah kepatuhan berbasis risiko dan berbasis data. Apabila sebelumnya pendekatan kepatuhan cenderung reaktif, kini Indonesia harus bergeser menjadi proaktif dan berbasis analisis risiko