Logo Bloomberg Technoz

Iran-AS Berunding di Islamabad pada Jumat, Fokus ke 10 Poin Damai

Redaksi
08 April 2026 13:30

Trump Ancam Kembali Serang Iran, Targetkan Pembangkit Listrik (Foto: Diolah dari Berbagai Sumber)
Trump Ancam Kembali Serang Iran, Targetkan Pembangkit Listrik (Foto: Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Iran secara resmi menyetujui gencatan senjata selama dua minggu dengan Amerika Serikat (AS). Dewan Keamanan Nasional Iran menyatakan bahwa pembicaraan dengan Washington akan dimulai di ibu kota Pakistan, Islamabad, pada Jumat (10/4) mendatang, dengan merujuk pada proposal 10 poin yang diajukan Teheran.

Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif, menyatakan bahwa pihak-pihak yang bertikai telah menyepakati "gencatan senjata segera di semua wilayah, termasuk Lebanon dan tempat lainnya." Ia menegaskan bahwa langkah ini mulai "BERLAKU SEGERA," tulis Sharif dalam unggahan di X.

Sharif berterima kasih kepada AS dan Iran, serta mengundang delegasi kedua negara ke Islamabad pada Jumat, untuk merundingkan kesepakatan akhir guna menyelesaikan seluruh perselisihan.


Pernyataan tersebut dibuat setelah Trump sebelumnya mengklaim bahwa AS telah "mencapai dan melampaui" semua target militernya melalui unggahan di Truth Social. Ia juga menyebut proses menuju perjanjian damai jangka panjang dengan Iran sudah berjalan sangat jauh.

Trump mengakui telah menerima proposal 10 poin dari Iran dan meyakini dokumen tersebut bisa menjadi "dasar yang layak untuk bernegosiasi." Menurutnya, kedua belah pihak telah menyepakati "hampir semua poin yang diperselisihkan" dan periode dua minggu ini akan digunakan untuk merampungkan serta mengesahkan perjanjian tersebut.