Logo Bloomberg Technoz

Airbus-Boeing Pede Pesanan Pesawat Naik Imbas Konflik Timteng

News
08 April 2026 11:00

Pesawat Airbus (Dok: Bloomberg)
Pesawat Airbus (Dok: Bloomberg)

Carolina Gonzalez - Bloomberg News

Lonjakan Harga minyak dunia imbas konflik Timur Tengah telah mengganggu operasional sejumlah maskapai penerbangan dunia. Di sisi lain, Produsen pesawat Airbus SE dan pesaingnya, Boeing Co justru optimistis situasi ini mempercepat penghentian penggunaan pesawat yang lebih tua, yang berpotensi menguntungkan pihaknya karena hadirnya pesanan pesawat terbaru.

"Jika harga bahan bakar naik, akan ada insentif untuk membeli pesawat terbaru dan terbaik," kata Wouter van Wersch, Wakil Presiden Eksekutif Bisnis Internasional Airbus, kepada Bloomberg pada Selasa di pameran kedirgantaraan utama Amerika Latin di Chili.


Harga Brent mencapai rekor US$144 per barel pada Selasa, meskipun kemudian turun setelah Presiden AS Donald Trump setuju untuk menangguhkan pemboman Iran selama dua minggu. Van Wersch menyampaikan komentarnya sebelum Trump mengumumkan gencatan senjata.

Konflik Timur Tengah selama enam minggu telah memangkas aliran energi melalui Selat Hormuz, yang biasanya menangani sekitar seperlima minyak dunia. Selain mencekik minyak mentah, gangguan di Hormuz juga memukul pasokan bahan bakar, mendorong maskapai penerbangan untuk menaikkan biaya dan harga tiket.