Logo Bloomberg Technoz

Perkembangan ini membuat harga minyak ambruk. Pada pukul 07:20 WIB, harga minyak jenis brent jatuh nyaris 14% ke level US$ 94/barel.

Jika situasi ini terus bertahan, maka risiko kenaikan harga energi akan mereda. Artinya ancaman inflasi pun bisa dihindari.

Apabila inflasi bisa lebih ‘jinak’, maka bank sentral akan punya ruang untuk melonggarkan kebijakan moneter dengan penurunan suku bunga acuan. Ini akan menjadi sentimen positif bagi emas, sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset).

A processed gold bar./Bloomberg-Arthur Menescal

Analisis Teknikal

Lantas bagaimana perkiraan gerak harga emas untuk hari ini? Berapa saja target yang perlu dicermati?

Secara teknikal dengan perspektif harian (daily time frame), emas sudah masuk zona bullish. Terlihat dari Relative Strength Index (RSI) 14 hari yang sebesar 53.

RSI di atas 50 menandakan suatu aset sedang dalam posisi bullish. Namun RSI emas belum jauh di atas 50 sehingga bisa dikatakan cenderung netral.

Untuk perdagangan hari ini, target kenaikan harga emas paling dekat ada di rentang US$ 4.846-4.854/troy ons. Jika tertembus, maka target berikutnya ada di kisaran US$ 4.910-4.949/troy ons.

Namun andai harga emas malah berbalik turun, maka investor perlu mewaspadai pivot point US$ 4.759/troy ons. Dari sini, ada risiko menguji support US$ 4.720-4.672/troy ons.

(aji)

No more pages