Logo Bloomberg Technoz

Akibatnya, produsen smartphone harus menyesuaikan harga jual untuk menjaga margin dan keberlanjutan produksi.

Daftar HP Samsung yang Naik Harga

Samsung S26 (Dok. Samsung)

Kenaikan Merata di Seri Galaxy A

Vendor Samsung melakukan penyesuaian harga pada berbagai model Galaxy A. Berikut rinciannya:

  • Galaxy A07 (4/64 GB): Rp 1.599.000 (naik dari Rp 1.399.000)

  • Galaxy A07 (4/128 GB): Rp 1.899.000 (naik dari Rp 1.699.000)

  • Galaxy A07 (6/128 GB): Rp 2.199.000 (naik dari Rp 1.999.000)

  • Galaxy A07 (8/256 GB): Rp 2.599.000 (naik dari Rp 2.399.000)

  • Galaxy A07 5G (6/128 GB): Rp 2.799.000 (tetap)

  • Galaxy A17 (8/128 GB): Rp 3.499.000 (naik dari Rp 3.099.000)

  • Galaxy A17 (8/256 GB): Rp 3.999.000 (naik dari Rp 3.499.000)

  • Galaxy A17 5G (8/256 GB): Rp 4.499.000 (naik dari Rp 3.799.000)

  • Galaxy A26 5G (8/256 GB): Rp 4.999.000 (naik dari Rp 4.299.000)

  • Galaxy A36 5G (8/256 GB): Rp 5.699.000 (naik dari Rp 5.299.000)

  • Galaxy A36 5G (12/256 GB): Rp 6.399.000 (naik dari Rp 5.799.000)

  • Galaxy A56 5G (8/256 GB): Rp 6.699.000 (naik dari Rp 6.299.000)

  • Galaxy A56 5G (12/256 GB): Rp 7.199.000 (naik dari Rp 6.799.000)

Kenaikan ini menunjukkan bahwa tekanan biaya tidak hanya berdampak pada flagship, tetapi juga lini populer yang menyasar pasar massal.

Xiaomi, Redmi, dan Poco Ikut Menyesuaikan

Xiaomi pad 2 (Dok. Mi)

Kenaikan Signifikan di Beberapa Model

Grup Xiaomi yang mencakup Redmi dan Poco juga melakukan penyesuaian harga cukup agresif.

Beberapa model bahkan mengalami kenaikan hingga Rp 1 juta, terutama pada seri kelas menengah ke atas.

Berikut daftar lengkapnya:

  • Xiaomi 15T (12/256 GB): Rp 7,5 juta (naik dari Rp 6,5 juta)

  • Xiaomi 15T (12/512 GB): Rp 8 juta (naik dari Rp 7,5 juta)

  • Xiaomi 15T Pro (12/512 GB): Rp 10,5 juta (naik dari Rp 10 juta)

  • Redmi A5 (4/128 GB): Rp 1,6 juta (naik dari Rp 1,4 juta)

  • Redmi 15C (6/128 GB): Rp 2.049.000 (naik dari Rp 1,8 juta)

  • Redmi 15C (8/256 GB): Rp 2.249.000 (naik dari Rp 2 juta)

  • Redmi 15 (8/128 GB): Rp 2,5 juta (naik dari Rp 2,3 juta)

  • Redmi 15 (8/256 GB): Rp 2,7 juta (naik dari Rp 2,5 juta)

  • Poco C85 (6/128 GB): Rp 1.949.000 (naik dari Rp 1.549.000)

  • Poco C85 (8/256 GB): Rp 2.149.000 (naik dari Rp 1,7 juta)

  • Poco M7 (8/256 GB): Rp 2.649.000 (naik dari Rp 2,5 juta)

Penyesuaian ini memperlihatkan bahwa brand dengan positioning “value for money” pun tidak luput dari tekanan biaya.

Oppo Naikkan Harga hingga Rp 1,2 Juta

OPPO Reno 15 Pro Max (Sumber: Cashify)

Segmen Menengah Paling Terdampak

Oppo mencatat kenaikan harga yang cukup tajam, khususnya pada beberapa model tertentu.

Beberapa varian bahkan mengalami lonjakan hingga Rp 1,2 juta, terutama pada seri A.

Rinciannya sebagai berikut:

  • Oppo A6 Pro 5G (8/256 GB): Rp 4.799.000 (naik Rp 100.000)

  • Oppo A6 Pro 4G (8/128 GB): Rp 4.099.000 (naik dari Rp 3.699.000)

  • Oppo A6 Pro 4G (8/256 GB): Rp 4.499.000 (naik dari Rp 3.999.000)

  • Oppo A6 4G (6/128 GB): Rp 4.099.000 (naik dari Rp 2.899.000)

  • Oppo A6 4G (6/256 GB): Rp 4.399.000 (naik dari Rp 3.299.000)

  • Oppo A6x 4G (4/64 GB): Rp 2.099.000 (naik dari Rp 1.599.000)

  • Oppo A6x 4G (4/128 GB): Rp 2.799.000 (naik dari Rp 1.799.000)

  • Oppo A6x 4G (6/128 GB): Rp 3.499.000 (naik dari Rp 2.399.000)

  • Oppo A6x 4G (6/256 GB): Rp 3.899.000 (naik dari Rp 2.699.000)

  • Oppo A6x 4G (8/128 GB): Rp 3.799.000 (naik dari Rp 3.599.000)

  • Oppo A6t Pro 5G (8/256 GB): Rp 4.799.000 (naik Rp 100.000)

Kenaikan ini menunjukkan tekanan paling terasa di segmen menengah yang selama ini menjadi tulang punggung penjualan.

Merek Lain Juga Terdampak

Tren Kenaikan Harga Meluas

Tidak hanya tiga vendor besar tersebut, sejumlah brand lain seperti Vivo, iQoo, Realme, dan Tecno juga dilaporkan melakukan penyesuaian harga.

Hal ini memperkuat indikasi bahwa kenaikan biaya produksi merupakan fenomena industri yang bersifat global, bukan kasus individual perusahaan.

Prospek Harga ke Depan

Potensi Kenaikan Masih Berlanjut

Sejumlah lembaga riset global memprediksi bahwa pasokan komponen utama masih akan terbatas dalam beberapa waktu ke depan.

Dengan permintaan tinggi dari sektor AI dan teknologi lainnya, harga komponen diperkirakan tetap berada di level tinggi.

Kondisi ini membuka kemungkinan bahwa tren kenaikan harga smartphone masih akan berlanjut dalam beberapa bulan mendatang.

Dampak ke Konsumen

Daya Beli Jadi Tantangan

Kenaikan harga ini berpotensi memengaruhi daya beli masyarakat, terutama di segmen entry-level yang sensitif terhadap harga.

Konsumen kemungkinan akan lebih selektif dalam memilih perangkat, atau menunda pembelian hingga kondisi pasar lebih stabil.

Di sisi lain, produsen juga dituntut untuk menghadirkan inovasi yang sepadan dengan kenaikan harga agar tetap menarik minat pasar.

Lonjakan harga smartphone di Indonesia per April 2026 menjadi cerminan tekanan global pada industri teknologi. Dengan kenaikan yang terjadi di hampir semua segmen dan merek, konsumen kini dihadapkan pada pilihan yang lebih sulit.

Jika kondisi pasokan komponen belum membaik, maka bukan tidak mungkin harga perangkat akan terus merangkak naik dalam waktu dekat.

(seo)

No more pages