IHSG Melemah, Investor Asing Lepas Saham Bank Besar
Muhammad Julian Fadli
06 April 2026 08:47

Bloomberg Technoz, Jakarta - Pada perdagangan saham pekan kemarin, 30 Maret – 2 April 2026, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,99% point–to–point dan ditutup di posisi 7.026,78.
Jadi sebab tren bearish IHSG, investor asing gencar melangsungkan jual bersih (net sell) mencapai Rp2,94 triliun pada perdagangan saham seluruh pasar. Sama halnya, pada pasar reguler investor asing net sell Rp2,87 triliun.
Adapun investor asing mencatat net sell terbesar pada saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) mencapai Rp1,29 triliun. Imbas desakan jual, saham BBRI melemah 2,92% menyentuh posisi Rp3.320/saham.
Berikut 10 saham dengan angka net sell terbesar oleh investor asing sepanjang perdagangan 30 Maret – 2 April 2026:
- PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp1,29 triliun
- PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp769,92 miliar
- PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp205,06 miliar
- PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp192,58 miliar
- PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp168,77 miliar
- PT Petrosea Tbk (PTRO) Rp151,64 miliar
- PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp145,76 miliar
- PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) Rp118,8 miliar
- PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) Rp100,67 miliar
- PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp86,97 miliar
Pada kesempatan yang sama, investor asing net buy saham terbanyak pada emiten PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) mencapai Rp314,1 miliar. Seiringan tren pembelian, saham AADI menguat 1,17% menuju posisi Rp10.850/saham.
Berikut 10 saham dengan angka net buy tertinggi oleh investor asing sepanjang perdagangan 30 Maret – 2 April 2026:
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) Rp314,1 miliar
- PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp178,23 miliar
- PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) Rp121,73 miliar
- PT United Tractors Tbk (UNTR) Rp107,2 miliar
- PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) Rp93,3 miliar
- PT Astra International Tbk (ASII) Rp73,8 miliar
- PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) Rp63,29 miliar
- PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp52,93 miliar
- PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) Rp36,49 miliar
- PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) Rp33,73 miliar






























