Logo Bloomberg Technoz

Sementara itu, segmen jasa konstruksi mencapai sebesar Rp671,1 miliar, naik tipis dari tahun sebelumnya yang maih Rp639,3 miliar, serta jasa dan swasta listrik berkontribusi Rp29,99 miliar.

Dari sisi non-operasional, terdapat beberapa faktor yang menahan penurunan laba lebih dalam. Beban pendanaan tercatat menurun menjadi Rp1,14 triliun dari Rp1,19 triliun, memberikan ruang bagi perbaikan laba sebelum pajak.

Meski demikian, peningkatan beban pajak final menjadi Rp732 miliar dari Rp692 miliar. Setelah dikurangi dari pos beban lainnya, perusahaan membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp2,11 triliun.

Di sisi lain, total aset per 31 Desember 2025 tercatat sebesar Rp58,35 triliun, terdiri dari libilitas sebesar Rp24,99 triliun dan ekuitas mencapai Rp33,35 triliun.

Angka tersebut naik tipis dibandingkan posisi tahun sebelumnya yang sebesar Rp58,13 triliun

(dhf)

No more pages