Perang AS–Israel dengan Iran mendorong harga minyak melejit ke atas US$100, mengubah ekspektasi pasar dari pemangkasan bunga menjadi potensi kenaikan suku bunga acuan, membuat Bitcoin kehilangan daya tarik dibanding aset safe–haven tradisional.
Pada kesempatan yang sama, CFO ICEx Group, Rizky Indraprasto membocorkan sejumlah langkah yang bakal dilakukan agar menaik minat investor institusi untuk masuk ke dalam pasar aset kripto domestik, seperti menawarkan produk-produk inovatif, termasuk derivatif dan instrumen sintetis dengan standar global.
Selanjutnya, pihaknya turut mendorong pengembangan tokenisasi aset riil atau real-world assets (RWA). Langkah ini dipandang mulai menarik minat berbagai institusi dari sektor tradisional seperti properti dan pertambangan. Untuk hal tersebut, lanjut Rizky, ICEx akan berperan sebagai penghubung antara pelaku institusi dan pasar, dengan menyediakan kejelasan regulasi dan operasional dalam proses tokenisasi.
(wep)





























