Logo Bloomberg Technoz

Pakistan Kerahkan Jet Tempur dan Sistem Rudal ke Arab Saudi

News
19 May 2026 07:00

Ilustrasi Jet Tempur (Sumber: Bloomberg)
Ilustrasi Jet Tempur (Sumber: Bloomberg)

Tooba Khan - Bloomberg News

Bloomberg, Pakistan dilaporkan telah mengerahkan sekitar 8.000 personel tentara, jet tempur, serta sistem pertahanan udara ke Arab Saudi di bawah perjanjian pertahanan bersama. Laporan ini disampaikan oleh Reuters pada Senin (18/5), mengutip sejumlah pejabat yang enggan disebutkan namanya.

Pengerahan kekuatan militer tersebut mencakup sekitar 16 jet tempur JF-17 yang telah dikirim ke Arab Saudi pada awal April lalu, dua skuadron pesawat nirawak (drone), serta sistem pertahanan udara HQ-9 buatan China, di luar dari pasukan darat yang dikirim. Seluruh alutsista ini dioperasikan langsung oleh personel militer Pakistan, sementara pembiayaannya ditanggung sepenuhnya oleh pihak Arab Saudi.


Hingga berita ini diturunkan, Menteri Informasi Pakistan Attaullah Tarar, serta juru bicara militer dan kementerian luar negeri Pakistan tidak segera memberikan respons saat dimintai tanggapan, beguitu pula pemerintah Saudi.

Arab Saudi dan Pakistan, yang merupakan negara berkekuatan nuklir, sebelumnya telah menandatangani pakta pertahanan bersama pada September 2025. Di dalam pakta tersebut dinyatakan bahwa “setiap agresi terhadap salah satu negara akan dianggap sebagai agresi terhadap kedua belah pihak.” Kedua negara tercatat telah menggelar beberapa kali pertemuan untuk membahas pakta ini, tepatnya sejak Iran melancarkan serangan balasan ke negara-negara tetangganya di Timur Tengah, termasuk Arab Saudi, sebagai respons atas serangan AS-Israel.