Logo Bloomberg Technoz

Masalah Mental Health-Perundungan Harus Dicantumkan dalam Rapor

Dinda Decembria
19 May 2026 16:40

Ilustrasi pelecehan seksual. (Foto oleh Karolina Grabowska via pexels.com)
Ilustrasi pelecehan seksual. (Foto oleh Karolina Grabowska via pexels.com)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Wakil Ketua Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Kurniasih Mufidayati, menyoroti pentingnya survei karakter dalam rapor pendidikan untuk memetakan persoalan yang dihadapi peserta didik di Indonesia, mulai dari kesehatan mental hingga perundungan di lingkungan sekolah.

“Kenapa hari ini kita banyak menghadapi persoalan mental health, kemudian perundungan, dan masalah-masalah karakter lainnya. Ini harusnya tercermin di dalam rapor pendidikan karena ada survei karakter di dalam rapor pendidikan. Nah, itu yang sangat penting,” katanya dalam rapat bersama Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dikutip dari YouTube TVR Parlemen, Selasa (19/5). 

Ia mengapresiasi pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) tingkat SD dan SMP yang disebut berjalan baik. Namun, Waka mengingatkan agar implementasi TKA tidak mengurangi fungsi rapor pendidikan sebagai instrumen untuk memprofilkan sekolah secara menyeluruh.


Menurutnya, rapor pendidikan memuat berbagai indikator penting seperti Asesmen Kompetensi Minimum (AKM), survei karakter, hingga survei lingkungan belajar atau Sulingjar. Data tersebut dinilai penting untuk melihat kondisi nyata sekolah-sekolah di Indonesia.

“Jangan sampai dengan adanya TKA, rapor pendidikan ini terabaikan. Karena rapor pendidikan itu profiling school, mem-profile sekolah,” ujarnya.