Logo Bloomberg Technoz

Google Diminta Tak Tayangkan Video AI ke Penonton Anak-anak

News
02 April 2026 10:55

Orang tua bersama anaknya menonton tayangan edukasi melalui internet di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)
Orang tua bersama anaknya menonton tayangan edukasi melalui internet di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/10/2025). (Bloomberg Technoz/Andrean Kristianto)

Alexandra S. Levine–Bloomberg News

Bloomberg, Google, anak perusahaan Alphabet Inc., mendapat desakan dari para ahli tumbuh kembang anak untuk melarang video yang dibuat dengan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) ditayangkan atau direkomendasikan kepada penonton muda di YouTube dan YouTube Kids.

Lebih dari 200 pakar anak, kelompok advokasi, dan sekolah mengirimkan surat kepada CEO Google Sundar Pichai dan CEO YouTube Neal Mohan pada hari Rabu waktu setempat. Mereka khawatir terkait kurangnya substansi dalam banyak video YouTube yang dihasilkan AI yang mengklaim bersifat edukatif.


Dalam surat tersebut, para advokat mengkritik konten anak-anak yang diproduksi massal oleh generator AI berkualitas rendah. Hal lain adalah semakin menjamurnya jumlah kreator di layanan video YouTube Google yang menggunakan AI untuk membuat klip yang bertujuan meraup keuntungan dari penonton termuda dan paling mudah terpengaruh di dunia.

Para aktivis dan pemerhati tumbuh kembang anak cemas bahwa materi yang dihasilkan AI, sebagian disebut sebagai “AI slop” atau konten berkualitas rendah yang dihasilkan dari kecerdasan buatan,  memengaruhi perhatian anak-anak dan kemampuan mereka untuk membedakan antara yang nyata dan yang tidak.