Logo Bloomberg Technoz

Kondisi Naas Jet Canggih Amerika E-3 Sentry

Pramesti Regita Cindy
02 April 2026 09:56

Kondisi jet canggih E-3 Sentry milik AS yang rusak. (UN Space Force, Air Force, Army, Marine Corps, Navy Military and Civilian Forum Media/facebook)
Kondisi jet canggih E-3 Sentry milik AS yang rusak. (UN Space Force, Air Force, Army, Marine Corps, Navy Military and Civilian Forum Media/facebook)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Serangan rudal Iran pada pekan lalu yang merusak sebuah armada pesawat penting milik Amerika Serikat (AS), E-3 Sentry, kemungkinan sulit untuk diperbaiki.

Pasalnya beberapa sumber menyatakan bahwa badan pesawat jet canggih E-3 Airborne Warning and Control System Aircraft atau AWACS terbelah menjadi dua bagian, seperti dilaporkan New York Post, dikutip Kamis (2/4/2026).

Serangan terjadi pada Jumat, 27 Maret lalu, dimana Iran dikabarkan mengandalkan rudal dan drone, meski hingga berita ini dimuat otoritas Militer AS belum memberikan pernyataan resmi terkait hal tersebut. 


Dalam laporan media lain disebutkan bahwa serangan tersebut setidaknya  melukai lebih dari 10 hingga 12 personel militer AS dan dua di antaranya mengalami kondisi serius. 

Serangan Iran bahkan tak hanya mengorbankan pesawat AWACS, tapi juga merusak sejumlah aset penting lain, termasuk pesawat tanker pengisian bahan bakar di udara seperti KC-135 Stratotanker, menurut majalah Air & Space.

E-3 Sentry Jadi Armada Penting Angkatan Udara AS