Logo Bloomberg Technoz

Bahlil Klaim Sudah Alihkan Impor Timteng: Jangan Tanya Asalnya

Azura Yumna Ramadani Purnama
27 March 2026 18:30

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Diolah dari Berbagai Sumber)
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. (Diolah dari Berbagai Sumber)

Bloomberg Technoz, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengklaim Indonesia telah mengalihkan impor minyak mentah dari Timur Tengah, seiring ditutupnya jalur perdagangan minyak dan gas (migas) dunia di Selat Hormuz.

Kendati demikian Bahlil enggan mengungkapkan sumber impor baru yang dilakukan Indonesia dan tak menjelaskan besaran impor yang telah direlokasi.

“Bahwa impor crude kita dari Middle East itu 20%. Dan sekarang kami sudah menemukan sumber crude baru selain dari Middle East. Tolong jangan tanyakan lagi dari mana yang jelas Insya Allah semuanya ada,” kata Bahlil kepada awak media, di Kemenko Perekonomian, Jumat (27/3/2026).


Sekadar informasi, Direktur Jenderal Minyak dan Gas (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman menyatakan Indonesia tak mempertimbangkan mengimpor minyak mentah dari Iran maupun Rusia meskipun Amerika Serikat (AS) melonggarkan sanksi terhadap komoditas migas dari dua negara tersebut.

Laode mengungkapkan Indonesia lebih memilih mengimpor minyak dari negara-negara yang tidak terdampak penutupan Selat Hormuz seperti dari kawasan Afrika dan AS.